Fri. Oct 23rd, 2020
MENUMENU
  • Home
  • About
  • PETA LOKASI
  • Book
    • Berdasarkan hasil riset ahli syaraf disimpulkan bahwa otak manusia telah mulai berkembang semenjak anak masih dalam usia dini.

    • Bimbingan dan Konseling adalah sebuah profesi yang dalam praktiknya dapat dilakukan dengan pendekatan individu dan kelompok.

    • Masyarakat modern, ditandai dengan tingginya intensitas tekanan psikologis. Tekanan-tekanan tersebut berakibat pada tingginya potensi masyarakat modern akan munculnya berbagai persoalan psikologis.

    • DEWASA ini tengah berkembang konseling spiritual sebagai kekuatan baru, yang sering disebut sebagai konseling religius, yaitu suatu upaya untuk membuka misteri tentang terapi melalui kepercayaan, keimanan,dan imajinasi teistik.

    • Buku kecil ini dibuat sebagai sebuah upaya untuk memenuhi kebutuhan anak usia dini akan layanan Bimbingan dan Konseling yang sesuai dengan dunia mereka, yaitu bermain.

    • Selama ini dikesankan, bahwa urusan pembinaan keagamaan atau religiusitas siswa menjadi tanggung jawab guru agama saja.

    • Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang mempunyai kelekatan antar anggota keluarga yang tinggi. Dalam system masyarakat yang mempunyai kelekatan seperti ini, pada satu sisi membuat individu merasa aman.

    • Usia dini merupakan fase terpenting dalam proses tumbuh kembang anak. Usia ini ditandai dengan pesatnya pertumbuhan dan perkembangan berbagai organ tubuh anak.

  • Articel
      1. Bangkitnya Konseling Berbasis Agama: Jalan untuk Menapaki Perwujudan Generasi Emas 2045 (Orasi Ilmiah di IAIN Pontianak 2015)
      2. Peran Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah dalam Internalisasi Pendidikan Karakter Bangsa, Raheema, Jurnal Studi Gender dan Anak, Vol. 2 No. 1 (2015). Pusat Studi Gender dan Anak IAIN Pontianak
      3. Penerapan Bimbngan dan Konseling Kelompok untuk Adiksi Napza Bernuansa Agama pada Pecandu Narkoba di Rumah Rehabilitasi Berbasis Masyarakat Bumi Khatulistiwa Kalimantan Barat (4th International Counseling Seminar 2016) Universitas Negeri Padang.
      4. Bimbingan dan Konseling Religius: Ilhtiar Menemukan Model Bimbingan dan Konseling Berlandaskan Al-Quran, (Seminar Nasional 2016 STKIP Hamzanwadi Lombok)
      5. Model Bimbingan dan Konseling Berbasis Surat Al-Fatihah untuk Meningkatkan Religiusitas Siswa (Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling UNESA Surabaya, 2016)
      6. Guidance and Counseling Based on Surat Al-Fatihah, Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2. No. 3 desember 2016
      7. Mengembangkan multi kecerdasan anak usia dini Melalui kegiatan bermain. International Conference Proceeding Pengebangan Potensi Anak Usia Dini IAIN Pontianak (Bulan Sabit Press, 2017)
      8. Konseling Rational Emotive Afektif pada Anak dari Keluarga Broken Home, (Seminar Nasional dan Konvensi ABKIN Pekan Baru, 2017)
      9. Creating a Workplace Well-being with Guidance Based on Surah al-Fatihah. Asean Psychology and Counseling Conterence 2018, MARA Kualalumpur, Malaysia.
      10. Chinese And Malay Interaction In West Kalimantan: Discovering Harmony In Diversity Of Ethnic Groups Through Local Wisdom

Bimbingan

THE POWER OF AL-FATIHAH DIGELAR DI IAIN PONTIANAK

Pontianak – Setelah sekian kali keliling Negeri Jiran, Malaysia, akhirnya The Power of Al-Fatihah diselenggarakan di Pontianak. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Pontianak dengan tajuk: Seminar Motivasi Peranan Al-Fatihah  dalam Terapi Konseling Islam. Kegiatan ini menghadirkan Pendiri The Power of Al-Fatihah: Bimbingan dan Konseling Berbasis Surah Al-Fatihah, Dr. M. Edi Kurnanto, M.Pd, di Ruang Tetater Gedung UPT lantai dua IAIN Pontianak. Kamis (27/12/2018).

Selaku pemateri M. Edi Kurnanto menjelaskan Al-Fatihah memiliki banyak keutamaan dan manfaat bagi kehidupan sehari-hari. “Al-Fatihah sebagai As-Syifa’ yaitu obat dimana obat ini sangat berguna untuk memaknai semua perbuatan dalam diri atau  hidup  manusia. Al-Fatihah kita jadikan sebagai obat hati dengan cara mengikuti isi dan kandungannya” Jelasnya.

Secara keseluruhan, kepada mahasiswa yang menjadi peserta seminar, M. Edi Kurnanto menjelaskan, bahwa meraih keberkahan dan kesuksesan hidup berbasis Al-Fatihah dilakukan dengan selalu memulai aktivitas belajar dengan basmalah (ayat pertama Al-Fatihah). Jangan lupa bersyukur atas semua nikmat, termasuk nikmat bisa mencapai posisi sebagai mahasiswa saat ini, karena tidak semua orang bisa menjadi mahasiswa (ayat kedua Al-Fatihah). Di sesi berikutnya dijelaskan, bahwa Anda sebagai mahasiswa dan tentunya kita semua, harus selalu berfikir positif kepada Allah (ayat ketiga), karena Allah tergantung persepsi kita kepada-Nya. Dalam mengaplikasi ayat keempat, M. Edi Kurnanto melanjutkan, bahwa untuk mencapai hidup yang sukses dan berkah, kita harus senantiasa taat dalam menjalankan ibadah dan mengikutinya dengan doa. Kiat sukses berikutnya, semua yang kita lakukan di dunia ini, termasuk belajar (karena Anda adalah mahasiswa), maka belajar Anda itu harus Anda niatkan untuk ibadah. Dengan niat ibadah, maka Anda akan mendapat energi yang sangat besar untuk menjalani dan menyelesaikan tugas-tugas perkuliahan,

betapapun beratnya. Kiat berikutnya, yaitu internalisasi ayat keenam, M. Edi Kurnanto memberikan motivasi kepada para peserta untuk menjadi mahsiswa yang konsisten dan komitmen akan janjinya.

“Jadilah Mahasiswa yang konsisten dalam berkomitmen, konsisten untuk belajar dengan baik, berkomitmen memenuhi janji terhadap Orang tua, Keluarga, Dosen dan Teman,” tuturnya.

Menjelang berakhirnya acara, pembcara menjelaskan bagaimana meninternalisasi ayat ketujuh surah Al-Fatihah, yaitu dengan bercermin. Dalam penjelasan akan keutamaan Al-Fatihah yang sangat bermakna untuk zaman milenial sekarang ini, M. Edi Kurnanto mengajak para peserta seminar untuk bercermin terhadap orang-orang terdahulu, yaitu para nabi, syuhada dan shalihin, serta para mukmin yang shaleh dan sukses sebagai contoh dalam mejalani hidup.

“Semua orang harus bercermin tetapi ada yang memilih cermin yang benar dan ada juga yang salah dalam memilih cermin, itulah kehidupan, maka bercerminlah kepada orang-orang mukmin” tambahnya. Sekali-kali kita jangan bercermin kepada orang-orang yang dimurkai Allah, dan tidak pula bercermin kepada orang-orang yang sesat”, tutupnya.

Di akhir sesi materi M. Edi Kurnanto memberi reward berupa buku The Power of Al-Fatihah kepada dua peserta yang dapat menjawab pertanyaan. Ternyata buku Best Seller yang telah mengalami cetak untuk kedua kali tersebut merupakan hasil disertasi saat mengambil program doktornya di UPI Bandung.

THE POWER OF AL-FATIHAH GO INTERNATIONAL TERUS BERLANJUT

Malaysia – Itulah gambaran yang tepat atas dilaksanakannya Workshop Terapi Al-Fatihah dalam Hubungan yang Menolong di dua tempat di Malaysia. Pertama, pada tanggal 6 Desember 2018 Whorkshop dilaksanakan di Klana Resort Seremban, Negeri Sembilan, Malaysia. Kegiatan ini dihelat oleh Persatuan Konselor Majelis Agama Islam (PK MAINS), sebuah organisasi konseling yang berada di bawah Majelis Agama Islam (Departemen Agama, Red) Negeri Sembilan bekerjasama dengan Persatuan Kaunseling Syar,ie (PAKSI) Malaysia. Workshop itu sendiri menjadi bagian dari kegiatan inti, yaitu Seminar Antarbangsa dengan tajuk: INOVASI KONSELING SPIRITUAL UNTUK KESEHATAN METAL. (more…)

THE POWER OF AL-FATIHAH GO INTERNATIONAL

m-edikurnanto.com – Dr. M. Edi Kurnanto, M.Pd, Dosen FTIK IAIN Pontianak telah mampu membawa karyanya THE POWER OF AL-FATIHAH, Model Bimbingan dan Konseling Berbasis Surah Al-Fatihah go Internasional. Ini bermula saat Alumni Departemen Bimbingan dan Konseling Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung Jawa Barat ini diundang sebagai pembicara ahli pada sebuah gelaran Konferensi Internasional, Asean Psychology and Counseling Conference (APCC) (more…)